Selasa(15/7), Deputi Bidang Geofisika BMKG Dr.Masturyono membuka Rekonsiliasi Laporan Keuangan Semester I Tahun 2014 guna mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diselenggarakan oleh Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah V Jayapura, di Hotel Traveller Sentani, Jayapura. Acara di hadiri Kepala BBMKG Wilayah V Rivai Marulak, Pejabat Eselon II-IV BMKG Pusat, Kepala UPT Provinsi, Perwakilan Kementerian Keuangan dari DJKN dan DJPB Kanwil Provinsi Jayapura.

Dalam pembacaan laporannya, Rivai menjelaskan tujuan dari pelaksanaan rekonsiliasi adalah untuk melakukan penyusunan Laporan Keuangan yang akurat dengan presisi tinggi, dan juga memastikan realisasi belanja modal pada SAKPA sudah tercatat seluruhnya pada SIMAK-BMN sehingga Laporan Keuangan dan BMN bisa selesai tepat waktu dan dapat dipertanggung jawabkan dengan baik secara administrasi. Oleh karenanya opini WTP Murni yang telah diraih dapat dipertahankan.

Dalam sambutan Kepala BMKG yang dibacakan oleh Deputi Bidang Geofisika, disampaikan bahwa rekonsiliasi ini memiliki nilai penting dan strategis. Pertama, Rekonsiliasi merupakan bagian dari mekanisme fasilitas penyusunan dan penyampaian laporan keuangan Kementerian/Lembaga kepada Menteri Keuangan sebagaimana diatur dalam peraturan dan perundang-undangan, yaitu untuk menghasilkan keakuratan dan ketepatan waktu laporan keuangan kepada Menteri Keuangan. Kedua, rekonsiliasi merupakan wahana untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan Tidak Lanjut Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan BMKG oleh BPK RI. Ketiga, selama rekonsiliasi akan disampaikan sosialisasi peraturan baru terkait dengan pengolahan Dana APBN. Dalam peraturan baru tersebut telah dilakukan perubahan-perubahan yang sangat fundamental dalam mendorong percepatan realisasi pembangunan, peningkatan fungsi kontrol pada tingkat pelaksanaan pembangunan, pengelola anggaran dan kontrak guna mempercepat pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan BMKG.

Lebih lanjut Masturyono mengatakan bahwa output dari rekonsiliasi ini adalah untuk menghasilkan laporan Keuangan BMKG yang berkualitas, laporan keuangan yang akuntabel dan transparan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP). Laporan ini sekaligus untuk mempertahankan Opini WTP Murni terhadap laporan keuangan BMKG 2014.